Byline
Michael is a professional leader in the fields of energy investments, complex commercial deals, and sustainability with extensive international experience. His personal interests span from socio-political issues, history, and culture.
From the Archives
Indonesia dalam Komunikasi Global
By michael on 30/11/2006
Demokrasi di Indonesia pun sangat patut dikomunikasikan lebih intensif dan proaktif oleh kita sendiri. Setelah pemilu tahun 2004, majalah The Economist menurunkan berita tentang pemilu Indonesia yang berlangsung relatif damai sebagai berita utama. Harian International Herald Tribune di bulan November 2006 ini pun menyebut Indonesia sebagai contoh demokrasi raksasa di Asia Tenggara, apalagi setelah kudeta militer di Thailand. Pada era orde baru kita sering dikritik habis-habisan tentang pelaksanaan demokrasi – tapi kini setelah semuanya jauh lebih demokratis, berita dan kesadaran tentang perbaikan demokrasi seakan-akan tenggelam di tengah berbagai masalah lainnya.
Category: Business & Society, Indonesia
Forum Rektor Siap Rangkul Komunitas Indonesia di Luar Negeri
Kesediaan tersebut disampaikan Ketua Forum Rektor Indonesia, Sofian Effendi ketika menemui masyarakat profesional dan mahasiswa Indonesia, di sela-sela kunjungan kerjanya di Belanda. Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Roch Basoeki, Presidium Barisan Nasional, didiskusikan pula tentang Hasil Konvensi Kampus ke-3 dan Temu Tahunan ke-9 Forum Rektor Indonesia.
Konvensi tersebut merupakan kristalisasi gagasan yang berupaya meluruskan arah reformasi berdasar jati diri bangsa, yang sejalan dengan keinginan komunitas Indonesia di Belanda yang ingin berkontribusi bagi pembangunan Indonesia dengan memanfaatkan potensi Eropa. Keinginan komunitas Indonesia itu akan membalik fenomena larinya bakat dan keahlian anak bangsa ke luar negeri (brain drain) menjadi pemanfaatan ilmu yang diperoleh dari luar untuk kepentingan bangsa sendiri (brain gain). Pertemuan itu juga membicarakan pentingnya kerjasama antar komunitas, disamping kerjasama antar pemerintah.
“Dalam hubungannya dengan Indonesia, Belanda memiliki potensi strategis sebagai pintu masuk ke Uni Eropa, yang semakin berperan penting dalam percaturan dunia”, ujar Sofian yang juga Rektor Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Ia mengungkapkan pula potensi Indonesia dalam 30 tahun ke depan dengan mempertimbangkan geostrategis yang dimiliki. Kerjasama tersebut menurut Sofian berperan penting, sebagai wujud partisipasi ketertiban dunia yang berkeadilan sosial.
Sebagai usaha nyata dan tindak lanjut, komunitas Indonesia yang ada di Belanda akan menyelenggarakan rangkaian workshop yang melibatkan komunitas Indonesia di Belanda dan masyarakat Belanda. Workshop tersebut akan memetakan secara nyata potensi kerjasama kedua negara yang sederajat dengan semangat saling menguntungkan.
Pertemuan dengan Sofian Effendi tersebut lalu ditutup dengan komitmen antara komunitas Indonesia di Belanda dan Forum Rektor Indonesia untuk menjalin komunikasi yang intensif untuk menyelaraskan usaha bersama.***
Schiphol, 6 September 2006
Setyo Budiantoro
Michael Putrawenas
Hellena Souisa