Category Archives: Indonesia

Land of many faces

The Strategic Case of Climate Change for Indonesia

It is critical to frame the issue of climate change as a problem to the population. It should not be seen only as a problem to the environment, since it also poses grave challenges to social and economic development. Planet Earth has been in existence for more than four billion years and has gone through solar storms, meteor impacts and several ice ages. Several dozens of high-grade hurricanes and meters of rising sea level will not jeopardize the planet as much as it will demolish the people living on it.The window of opportunity for Indonesia to embed climate change considerations into its development plan and muster international support to undertake a low carbon development is still open – but not for long.
Also posted in Editorial | Tagged , , , | Comments closed
Oleh: Arif Havas Oegroseno

Salah Kaprah Paten Budaya

Dalam narasi proklamasi UNESCO atas wayang sebagai seni tak benda Indonesia, disebutkan ”Wayang stories borrow characters from Indian epics and heroes from Persian tales”. UNESCO menyatakan kita meminjam budaya orang lain dalam wayang kita. Apakah meminjam sama dengan mengklaim? Rabindranath Tagore dalam Letters from Java justru terharu dan bangga melihat budaya India dilestarikan di Jawa, bukannya menganggap ini sebagai klaim Indonesia, lalu marah dan meneriakkan perang.
Also posted in Guest Writers | Tagged , , , | Comments closed
Soekarno's Opening Address at Asian-African Conference (Bandung, April 1956)

Let a New Asia and New Africa Be Born

Yes, we are living in a world of fear. The life of man today is corroded and made bitter by fear. Fear of the future, fear of the hydrogen bomb, fear of ideologies. Perhaps this fear is a greater danger than the danger itself, because it is fear which drives men to act foolishly, to act thoughtlessly, to act dangerously.
Also posted in History | Tagged , , , | Comments closed
TIME Magazine Cover Story (23 December 1946)

Ir. Soekarno

Most of the Indies Dutch now realize that the old days will never come again. The Dutch at home are beginning to understand that Ir. Soekarno & Co. are attempting to engineer a complete break, economic as well as political. As a result Holland's earlier, more tolerant attitude toward Indonesian home rule is stiffening. But at best the Dutch faced a pretty grim prospect. Sardonic Hubertus van Mook put it this way: "There will be shooting for a long time in Indonesia, but we hope to get it on a friendlier basis."
Also posted in History | Comments closed
Mengenali Kembali Bahasa Indonesia

Bahasa Kebangsaan yang Merakyat dan Supel

”jang dinamakan ‘Bahasa Indonesia’ jaitoe bahasa Melajoe jang soenggoehpoen pokoknja berasal dari ‘Melajoe Riaoe’ akan tetapi jang soedah ditambah, dioebah ataoe dikoerangi menoeroet keperloean zaman dan alam baharoe ..."
Also posted in Miscellaneous | Tagged , | Comments closed
By: Kishore Mahbubani

Indonesia Has Played a Heroic Role in the Transformation of Asia

I have no doubts that Indonesia will be part of this great transformation of Asia. Indeed, Indonesia has already played a heroic role in the transformation of Asia. lt has successfully made one of the most difficult transitions any society has to make: the transition to full democracy. This is a remarkable story which has not been fully understood by the world.
Also posted in Guest Writers | Tagged , , | Comments closed
Land of Wonders, Sea of Sensations

A Lovable Indonesia

Indonesia. A land of wonders, a sea of sensations. A spectacular display of nature at its finest. A grand gesture of warmth and kindness of the more than 200 million lives that call Indonesia home. An astounding assortment of rich history and genuine desire for a brighter future.
Posted in Indonesia | Tagged , | Comments closed
By: Wimar Witoelar

Suharto Escapes Trial, But Indonesia Does Not

This is the original version of the article that appears on the back page of TIME magazine (Asia edition Vol. 171, No. 6, February 11,2008). The edited version is published under the title "The Soeharto Effect". Different emphasis, related message. Suharto did a lot of good, but his corruption and atrocities did permanent damage to Indonesia. TIME omitted references to the implications for today's public.
Also posted in Guest Writers | Tagged , | Comments closed
Ilustrasi Soeharto dan “The Last Supper”

Perlukah Tempo Minta Maaf?

Kiranya iman umat Kristiani dan umat beriman lainnya (beriman tidak sama dengan beragama) jauh lebih mendalam ketimbang interpretasi sebuah karya seni buatan manusia. Umat beriman tidak akan mudah tersinggung ketika karya manusia dijadikan anekdot, sebab iman mereka bersumber dari Yang Maha Illahi dan bukan sekedar ikon dekoratif – karya seorang maestro sekalipun.
Posted in Indonesia | Tagged , , , | Comments closed
By: Seth Mydans / New York Times

A Resilient Indonesia Moves Beyond Suharto

From one of the most centralized and controlled countries in the region, it has transformed itself into one of the most decentralized, free, open and self-regulating. From a brutal and corrupt regime under the heel of the military, it has become the standard bearer of democracy in Southeast Asia. It stands out for its political liberalism at a time when coups and coup attempts have discredited the region’s two exemplars of democracy, Thailand and the Philippines.
Also posted in Guest Writers | Tagged , , | Comments closed

Celotehan tentang Indonesia dan Dunia

Bicara tentang Indonesia dan dunia niscaya tidak akan selesai dalam sepuluh halaman, seratus halaman, seribu halaman sekalipun. Sedemikian banyak aspek dan interaksi diantara keduanya dengan jutaan fakta dan ribuan opini. Tulisan atau lebih tepatnya, “celotehan” yang dituliskan ini hanya ingin bercerita sedikit tentang beberapa aspek pilihan yang mungkin kurang ditampilkan dalam diskusi publik. Tulisan ini bukan tulisan ilmiah dan bukan pula essai komprehensif.
Posted in Indonesia | Tagged , | Comments closed
By: Philip Bowring / International Herald Tribune

The Invisible Giant of Southeast Asia

While the outside world gets excited over the economic rise of China and India, it seldom stops to notice the equally remarkable transformation of Indonesian politics in the 10 years since the downfall of the 30-year authoritarian rule of President Suharto.
Also posted in Guest Writers | Tagged , , | Comments closed
By: Nawa Tunggal / Kompas

Potential Production of Second Generation Biofuels

Indonesia has a huge potential to produce second generation biofuel that can be produced from waste, residue, and non-crop plants. Second generation biofuel does not compete with sugarcane, corn, wheat, palmoil, or other plants that require large area of land such as jatropha.
Also posted in Guest Writers, Miscellaneous | Tagged , , | Comments closed
Oleh: Nawa Tunggal / Kompas

Bahan Bakar Alternatif Potensi Produksi “Biofuel” Generasi II

Indonesia memiliki potensi besar untuk memproduksi generasi kedua biofuel yang dapat dihasilkan dari limbah, residu, serta tanaman nonpangan. Generasi kedua biofuel ini tidak "memakan" tanaman tebu, jagung, kedelai, minyak sawit, ataupun bahan baku yang membutuhkan area lahan seperti biji jarak pagar.
Also posted in Guest Writers, Miscellaneous | Tagged , , | Comments closed

Impian Itu Adalah Setiap Anak Indonesia Kenal Komputer

Di negara dengan ketimpangan sosial yang relatif tajam seperti Indonesia, kesenjangan teknologi pun lebih terasa. Sebagian mahasiswa metropolitan kerap memeriksa surat elektronik melalui kotak ajaib seukuran telapak tangan, sementara rekan-rekan mereka di pedalaman masih belajar dengan lampu minyak. Memang, keadaan seperti itu banyak bergantung pada faktor ekonomi, tapi hal ini dapat dilangkahi dengan penerapan teknologi mutakhir yang merakyat.
Also posted in Editorial | Comments closed

Bravo Sinema Nasional!

Simbiosis dunia bisnis dan pendidikan massa justru bisa tercapai melalui cara seperti ini. Cukup sudah masyarakat terbuai dalam mimpi kosong, saatnya kini kita terbangun dari tidur siang tatkala tantangan nyata ada di depan mata. Media informasi seharusnya adalah kaca pembesar tantangan-tantangan tersebut dan bukan pengalun nina bobo. Bangun!
Also posted in Editorial | Comments closed

Agama dan Kartu Tanda Penduduk

Salah satu produk peraturan lama yang sebenarnya kurang memiliki dasar yang kuat ialah pencantuman status ‘Agama’ dalam Kartu Tanda Penduduk. Peraturan mengenai pencantuman tersebut semakin lama semakin terbukti tidak lagi sesuai, tidak efektif, kerap berdampak negatif, dan kontra-produktif.
Posted in Indonesia | Comments closed
Pertemuan Pelajar Indonesia: Indonesia Masa Depan - Suara dan Peran Kaum Muda Den Haag, 22 - 24 Juni 2007

“Suara Bersama Den Haag 2007″

Kami, kaum muda Indonesia yang hadir dalam Pertemuan Pelajar Indonesia: Indonesia Masa Depan‹Suara dan Peran Kaum Muda (PPI: IMD-SPKM) di Den Haag, 22-24 Juni 2007, bersama ini menyatakan: Kami bertemu dan berkumpul di sini dilandasi oleh semangat dan kehendak bersama untuk turut memberikan sumbangan kolektif, dalam bentuk apapun terhadap proses perbaikan kehidupan bersama sebagai negara dan [...]
Also posted in Youth | Tagged , , , , | Comments closed
Perombakan Kabinet

Studi Banding, Andi Matalata, dan Komunikasi

Studi banding memang ada kalanya sangat penting. Jika memang pada jadwal istirahat, rombongan ingin membelanjakan uangnya (dengan menghindari prasangka buruk, kita asumsikan halal) untuk belanja ya silakan saja. Itu hak mereka. Cerita akan menjadi lain ketika perjalanan itu tidak dapat dibuktikan kegunaannya, jelas-jelas menelan biaya besar, dan yang tampak justru hanya bagian belanjanya saja.
Also posted in Editorial | Tagged , , | Comments closed
Oleh: Ariel Heryanto

RUU Bahasa

Ini bukan kurangnya nasionalisme. Bukan juga pemujaan pada Barat. Budaya pop Barat merupakan barang sehari-hari yang tidak istimewa seperti halnya generasi terdahulu. Persoalannya, banyak dari kita yang malas berpikir dalam berbahasa. Apa pun yang lewat di benak dituturkan kepada orang lain tanpa dicerna dan diolah.
Also posted in Guest Writers | Tagged , | Comments closed
Masyarakat dalam Negara Lucu

Komunikasi Substansial vs. Komunikasi Sensasional

Sebagai penutup kisah komedi ini, hal lucu terakhir adalah meskipun masyarakat dan media disana sering sekali menunjuk jari kepada “yang salah” tapi sebenarnya kalau mau dicari siapa yang salah sebenarnya salah siapa? Kelucuan-kelucuan ini bagi orang lain mungkin memang benar-benar lucu. Sayang, kita tidak bisa ikut tertawa lepas karena saya dan Anda tahu negara dan masyarakat lucu itu negara dan masyarakatnya siapa.
Also posted in Business & Society | Tagged , | Comments closed
Renungan

Maafkan Kami Bangsaku

Maafkan kami bangsaku Maafkan kami yang selalu ribut Maafkan kami yang sering maruk Sementara kau terus hidup dalam kabut Makin lama hidupmu makin terpuruk
Also posted in Contemplations | Tagged , , , | Comments closed

Indonesia dalam Komunikasi Global

Demokrasi di Indonesia pun sangat patut dikomunikasikan lebih intensif dan proaktif oleh kita sendiri. Setelah pemilu tahun 2004, majalah The Economist menurunkan berita tentang pemilu Indonesia yang berlangsung relatif damai sebagai berita utama. Harian International Herald Tribune di bulan November 2006 ini pun menyebut Indonesia sebagai contoh demokrasi raksasa di Asia Tenggara, apalagi setelah kudeta militer di Thailand. Pada era orde baru kita sering dikritik habis-habisan tentang pelaksanaan demokrasi – tapi kini setelah semuanya jauh lebih demokratis, berita dan kesadaran tentang perbaikan demokrasi seakan-akan tenggelam di tengah berbagai masalah lainnya.
Also posted in Business & Society | Tagged , , , | Comments closed
Kunjungan Bush ke Indonesia

Tolak Polemik Bush, Urus Kepentingan yang Lebih Besar!

Ibarat hukum ekonomi permintaan dan penawaran, perlu ada permintaan dari masyarakat terhadap berita-berita yang berbobot dan relevan supaya penawaran dari media pun bak gayung bersambut. Tinggal kita mau menjadi berbobot atau hanya sekedar mau berkoar sambil mengacungkan jari di depan kamera. Terserah.
Also posted in Editorial | Comments closed
PPI Belanda

PPI Belanda Tawarkan Solusi Polemik Studi Banding

Komunitas di Belanda menyimpan potensi yang besar untuk Indonesia. Ribuan pelajar Indonesia menempuh studi di berbagai bidang seperti ekonomi, hukum, perencanaan wilayah, sejarah, sosiologi, teknik, dan mayoritas menuntut ilmu di institusi pendidikan yang cukup berkualitas. Belum lagi para profesional Indonesia yang bekerja di Belanda dan memiliki pengalaman praktis tingkat dunia.
Also posted in Youth | Tagged , , | Comments closed
Miskonsepsi Kepahlawanan

Pahlawan dan Sejarah pun Butuh Humas!

Apakah ini berarti bangsa kita lebih menghargai perjuangan kekerasan daripada perjuangan intelektual? Semoga saja tidak. Keduanya jelas sangat penting dalam perjuangan pembentukan bangsa dan negara, tapi sudah saatnya kita masyarakatkan bahwa kemerdekaan kita dan usaha para pahlawan tidak melulu bersimpah darah melainkan juga sederetan perjuangan intelektual dan diplomasi.
Also posted in Business & Society | Tagged , , | Comments closed
Reputasi Hukum

Antara Masyarakat dan Penegak Hukum

Pasca gerakan reformasi, banyak pihak berharap supremasi hukum dapat ditegakkan dengan alat-alat hukumnya yang berfungsi sebagaimana mestinya, tidak lagi basa-basi semasa orde baru. Sayangnya, institusi-institusi penegak hukum di negara ini sampai sekarang masih belum memiliki reputasi yang sungguh-sungguh berwibawa, dihormati, dan disegani. Padahal reputasi semacam itu adalah salah satu prasyarat untuk mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Kehadiran polisi di jalan raya masih sering dilecehkan, otoritas jaksa kerap diacuhkan, dan vonis hakim tidak jarang diragukan.
Also posted in Business & Society | Tagged , , | Comments closed
Reviewing Forbes Indonesia's List

Conglomerate Responsibility to Society and Environment

A wealth of trillions of rupiah for almost all the population of the country is nothing more than a fairy tale. However for those who are privileged enough to have it ought to bear in mind a modern fairy tale’s saying of Spider-Man, “With great power comes great responsibility”…
Also posted in Business & Society | Tagged , | Comments closed

Memasarkan Indonesia Kedalam dan Keluar

Hampir 80 tahun yang lalu, 28 Oktober 1928, berbagai elemen pemuda Indonesia berikrar satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa: Indonesia. Mungkin perlu juga praktisi komunikasi dan periklanan kini memiliki semangat satu merek: Indonesia.
Also posted in Editorial | Tagged , , | Comments closed
Turning Brain Drain into Brain Gain

The Rectors Forum Reaches Indonesian Community Abroad

The notion was made clear by the Chairman of the Indonesian Rectors Forum, Sofian Effendi in a meeting with Indonesian students and professionals during his visit in the Netherlands. The meeting that was also attended by Roch Basoeki, Presidium of Barisan Nasional, discussed the outcomes of the third Campus Convention and the ninth Annual Meeting of the Indonesian Rectors Forum (Konvensi Kampus ke-3 dan Temu Tahunan ke-9 Forum Rektor Indonesia).
Also posted in Youth | Tagged , , , | Comments closed
Mengubah "Brain Drain" menjadi "Brain Gain"

Forum Rektor Siap Rangkul Komunitas Indonesia di Luar Negeri

Kesediaan tersebut disampaikan Ketua Forum Rektor Indonesia, Sofian Effendi ketika menemui masyarakat profesional dan mahasiswa Indonesia, di sela-sela kunjungan kerjanya di Belanda. Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Roch Basoeki, Presidium Barisan Nasional, didiskusikan pula tentang Hasil Konvensi Kampus ke-3 dan Temu Tahunan ke-9 Forum Rektor Indonesia.
Also posted in Youth | Tagged , | Comments closed
Branding Indonesia

Memasarkan Indonesia Kedalam dan Keluar

Hampir 80 tahun yang lalu, 28 Oktober 1928, berbagai elemen pemuda Indonesia berikrar satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa: Indonesia. Mungkin perlu juga praktisi komunikasi dan periklanan kini memiliki semangat satu merek: Indonesia.
Posted in Indonesia | Tagged , , , , , , , | Comments closed
Oleh: Hellena Souisa

Tunas Sepak Bola Indonesia Menjajal Belanda

Mungkin tidak banyak yang tahu, bahwa sudah sejak Juni 2006 yang lalu, Belanda kedatangan tamu-tamu muda dari Indonesia. Ya, tim nasional PSSI dibawah usia 23 tahun (U-23) saat ini ada di Negeri Kincir Angin, untuk mengikuti serangkaian latihan sekaligus seleksi pemain. Ditemui hari Sabtu yang lalu usai bertanding melawan tim papan atas liga amatir Belanda, DOS [...]
Also posted in Guest Writers, Miscellaneous, Youth | Tagged , , | Comments closed
Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya

Selamat Ulang Tahun Bangsaku!

Pekan ini Indonesia kembali berulang tahun. Setidaknya ada dua hal yang lazim dilakukan pada saat ulang tahun: berpesta-pora mengundang kerabat serta handai taulan, atau mengambil waktu untuk merenung melihat ke belakang supaya langkah ke depan lebih mantap. Keduanya tidak harus bertentangan satu sama lain, bahkan dalam konteks kebangsaan jika dikemas dengan baik keduanya adalah sangat penting.
Also posted in Editorial | Tagged , | Comments closed
- Marinus Riwu, Dominggus da Silva, Fabianus Tibo

Tahun ini Merah-Putih Berkibar Bernoda Darah

---Hingga pertengahan September 2006 masih belum ada kejelasan tentang eksekusi Tibo cs., mereka sedianya dieksekusi pada 12 Agustus 2006. Tulisan ini ditulis pada tanggal 11 Agustus 2006.---
Di ufuk peringatan hari Proklamasi Kemerdekaan ke-61, bendera merah-putih akan ternoda darah anak bangsanya sendiri. Berbeda dengan pengalaman sejarah penuh patriotisme membela Sang Saka, kali ini pemerintah pengusung merah-putih lah yang justru membunuh warganya: Marinus Riwu, Dominggus da Silva, dan Fabianus Tibo. Ketiga terpidana mati kasus Poso tersebut (akan) diekseskusi pada 12 Agustus 2006.
Also posted in Editorial | Tagged , , , , , | Comments closed
Hukuman Mati di Indonesia

Sebuah Kekeliruan Mortal

Sistem hukum Indonesia pun masih mengakui keabsahan hukuman mati, dan juga masih melaksanakan eksekusi dengan regu tembak. Tulisan ini akan mencoba menunjukkan betapa keadaan status quo adalah suatu kekeliruan yang sangat berbahaya dan tidak ada lagi argumen signifikan untuk mempertahankannya, baik secara umum apalagi secara khusus dalam konteks sistem hukum Indonesia. Rasa keadilan bagi korban seharusnya cukup dipuaskan dengan proses hukum yang adil, pembuktian yang sah, dan hukuman setimpal (seumur hidup misalnya). Rasa dendam? Bukanlah tugas negara untuk memuaskan rasa dendam.
Also posted in Editorial | Tagged , , , | Comments closed

Memilih Sekolah di Luar Negeri beserta Tanggung Jawabnya

Perlu dicamkan bersama bahwa tidak semua institusi pendidikan di luar negeri (negara maju sekalipun) memiliki kualitas yang lebih baik ketimbang pendidikan domestik –tidak sedikit bahkan yang justru lebih rendah. Inilah mengapa ketelitian dalam memilih sekolah di luar negeri sangat penting dan tidak bisa dipilih dengan isapan jempol belaka. Jangan sampai terjadi hanya semata karena dis-informasi atau mis-informasi, putra-putri bangsa ini mubazir merantau.
Also posted in Editorial, Youth | Tagged , , , , | Comments closed
Oleh: Goenawan Mohamad

‘RUU Porno’: Arab atau Indonesia?

Masalah yang ditimbulkan "RUU Porno" lebih serius ketimbang soal bagaimana merumuskan pengertian "merangsang" itu. RUU ini sebuah ujian bagi masa depan Indonesia: apakah Republik 17 ribu pulau ini--yang dihuni umat beragam agama dan adat ini--akan dikuasai oleh satu nilai seperti di Arab Saudi? Adilkah bila nilai-nilai satu golongan (apalagi yang belum tentu merupakan mayoritas) dipaksakan ke golongan lain?
Also posted in Guest Writers | Comments closed
Memperingati Hari Lahirnya Pancasila

Pernyataan Ke-Indonesia-an

Kita bersama-sama di sini, untuk menegaskan kembali Indonesia tempat kita berdiri. Indonesia sebagai sebuah warisan yang berharga, tapi juga sebuah cita-cita. Indonesia yang bukan hanya amanat para pendahulu, tapi juga titipan berjuta anak yang akan lahir kelak. Maka hari ini kita tegaskan kembali Indonesia sebagai cita-cita bersama, cita-cita yang belum selesai. Maka hari ini kita berseru, agar bangun jiwa Indonesia, bangun badannya, dalam berbeda dan bersatu!
Posted in Indonesia | Comments closed
The Hague, 17 June 2006

The Yogyakarta Memoir

In response to the recent and devastating Yogyakarta earthquake, the Indonesian Student Association in Netherlands together with elements of Indonesian communities in the Netherlands spontaneously initiated the “Solidarity Committee for Yogyakarta Earthquake.” This Committee immediately gained support from various Indonesian organizations in the Netherlands and abroad.
Also posted in Miscellaneous | Tagged , , , | Comments closed
Kronis

Bangsa Indonesia Kini Bangsa Pengeluh?!

Sebetulnya bukan sesuatu yang baru jika kita menjumpai saudara sebangsa –atau bahkan mungkin kita sendiri– merasa minder atau inferior jika berhadapan dengan bangsa asing. Entah itu berhadapan tatap muka, diplomasi politik, atau bahkan antar tatanan sosial. Sering pula kita dengar atau baca sitiran saudara sebangsa betapa corat-marut nya Indonesia ini, bahkan tak ayal sampai terlepas dari proporsi dan kian merendahkan bangsa sendiri sambil mengagungkan bangsa lain.
Also posted in Editorial | Comments closed
Oleh: Franz Magnis-Suseno

Sekitar RUU Antipornografi

Banyak pengamat menolak sebuah RUU antipornografi dengan argumen-argumen yang cukup kuat. Akan tetapi, di sini diandaikan bahwa dalam masyarakat seperti Indonesia UU tersebut masih diperlukan.
Also posted in Guest Writers | Tagged , , | Comments closed
  • Featured Editorial

    The Strategic Case of Climate Change for Indonesia

    It is critical to frame the issue of climate change as a problem to the population. It should not be seen only as a problem to the environment, since it also poses grave challenges to social and economic development. Planet Earth has been in existence for more than four billion years and has gone through solar storms, meteor impacts and several ice ages. Several dozens of high-grade hurricanes and meters of rising sea level will not jeopardize the planet as much as it will demolish the people living on it.The window of opportunity for Indonesia to embed climate change considerations into its development plan and muster international support to undertake a low carbon development is still open – but not for long.

    Posted in Editorial, Indonesia | Tagged , , , Leave a response

    Who Knew?

    For all its pivotal utilities, the calendar system also sets benchmarks in our lives so that we can see our life journey in sections like days, months, and years. It enables us to review our past and plan for the future. But most of the time we do not know the full extent of what we do today will bring us in the future. Just like we didn’t know that something small in the past actually brought something we value dearly.

    Posted in Editorial | Tagged , , Leave a response

    Memilih Sekolah di Luar Negeri beserta Tanggung Jawabnya

    Setiap pelajar Indonesia yang sekolah di luar negeri memiliki beragam tanggung jawab. Tapi semua itu dimulai dengan tanggung jawab untuk memilih pendidikan yang sebaik-baiknya. Jangan sampai hanya semata karena dis-informasi atau mis-informasi, putra-putri bangsa ini mubazir merantau.

    Posted in Editorial | Tagged , Comments Off

    Impian Itu Adalah Setiap Anak Indonesia Kenal Komputer

    Di negara dengan ketimpangan sosial yang relatif tajam seperti Indonesia, kesenjangan teknologi pun lebih terasa. Sebagian mahasiswa metropolitan kerap memeriksa surat elektronik melalui kotak ajaib seukuran telapak tangan, sementara rekan-rekan mereka di pedalaman masih belajar dengan lampu minyak. Memang, keadaan seperti itu banyak bergantung pada faktor ekonomi, tapi hal ini dapat dilangkahi dengan penerapan teknologi mutakhir yang merakyat.

    Posted in Editorial, Indonesia Leave a response
  • Profile

    Michael wearing BatikBackground information of the person behind the writings on this website is available here. Curriculum vitae and the list of activities are separated in different sections although a small part intertwines. As additional material and to answer some queries, the explanation of the perplexed names is available as well. Continue reading...