Tag Archives: komunikasi

Cross-Cultural Management

Komunikasi dan Manajemen Lintas Budaya

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika memiliki dua elemen yaitu perbedaan dan kesatuan. Jangan kita menafikan perbedaan dengan hidup dalam ilusi bahwa terdapat satu budaya Indonesia, tetapi let’s cherish and manage the differences. Rule of thumb setiap kali kita berinteraksi dengan budaya-budaya yang berbeda adalah: it’s not right, it’s not wrong, it’s just different.
Posted in Business & Society, Miscellaneous | Also tagged , | Comments closed
Perombakan Kabinet

Studi Banding, Andi Matalata, dan Komunikasi

Studi banding memang ada kalanya sangat penting. Jika memang pada jadwal istirahat, rombongan ingin membelanjakan uangnya (dengan menghindari prasangka buruk, kita asumsikan halal) untuk belanja ya silakan saja. Itu hak mereka. Cerita akan menjadi lain ketika perjalanan itu tidak dapat dibuktikan kegunaannya, jelas-jelas menelan biaya besar, dan yang tampak justru hanya bagian belanjanya saja.
Posted in Editorial, Indonesia | Also tagged , | Comments closed
Masyarakat dalam Negara Lucu

Komunikasi Substansial vs. Komunikasi Sensasional

Sebagai penutup kisah komedi ini, hal lucu terakhir adalah meskipun masyarakat dan media disana sering sekali menunjuk jari kepada “yang salah” tapi sebenarnya kalau mau dicari siapa yang salah sebenarnya salah siapa? Kelucuan-kelucuan ini bagi orang lain mungkin memang benar-benar lucu. Sayang, kita tidak bisa ikut tertawa lepas karena saya dan Anda tahu negara dan masyarakat lucu itu negara dan masyarakatnya siapa.
Posted in Business & Society, Indonesia | Also tagged | Comments closed

Indonesia dalam Komunikasi Global

Demokrasi di Indonesia pun sangat patut dikomunikasikan lebih intensif dan proaktif oleh kita sendiri. Setelah pemilu tahun 2004, majalah The Economist menurunkan berita tentang pemilu Indonesia yang berlangsung relatif damai sebagai berita utama. Harian International Herald Tribune di bulan November 2006 ini pun menyebut Indonesia sebagai contoh demokrasi raksasa di Asia Tenggara, apalagi setelah kudeta militer di Thailand. Pada era orde baru kita sering dikritik habis-habisan tentang pelaksanaan demokrasi – tapi kini setelah semuanya jauh lebih demokratis, berita dan kesadaran tentang perbaikan demokrasi seakan-akan tenggelam di tengah berbagai masalah lainnya.
Posted in Business & Society, Indonesia | Also tagged , , | Comments closed
Miskonsepsi Kepahlawanan

Pahlawan dan Sejarah pun Butuh Humas!

Apakah ini berarti bangsa kita lebih menghargai perjuangan kekerasan daripada perjuangan intelektual? Semoga saja tidak. Keduanya jelas sangat penting dalam perjuangan pembentukan bangsa dan negara, tapi sudah saatnya kita masyarakatkan bahwa kemerdekaan kita dan usaha para pahlawan tidak melulu bersimpah darah melainkan juga sederetan perjuangan intelektual dan diplomasi.
Posted in Business & Society, Indonesia | Also tagged , | Comments closed
Reputasi Hukum

Antara Masyarakat dan Penegak Hukum

Pasca gerakan reformasi, banyak pihak berharap supremasi hukum dapat ditegakkan dengan alat-alat hukumnya yang berfungsi sebagaimana mestinya, tidak lagi basa-basi semasa orde baru. Sayangnya, institusi-institusi penegak hukum di negara ini sampai sekarang masih belum memiliki reputasi yang sungguh-sungguh berwibawa, dihormati, dan disegani. Padahal reputasi semacam itu adalah salah satu prasyarat untuk mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Kehadiran polisi di jalan raya masih sering dilecehkan, otoritas jaksa kerap diacuhkan, dan vonis hakim tidak jarang diragukan.
Posted in Business & Society, Indonesia | Also tagged , | Comments closed
Mengenang Seluruh Korban Teror

Terrorisme dan Komunikasi Kemanusiaan

Lima tahun sudah berlalu sejak hari Selasa kelabu tanggal 11 September 2001, namun ingatan publik tentang insiden berdarah yang terjadi masih sangat kental. Sejak saat itu konsep “terorisme” mulai merasuki pasar secara kodian dan diobral sebagai sebuah komoditas yang mengerikan. Masyarakat dunia pada saat itu seakan-akan baru sadar bahwa terorisme merupakan ancaman nyata dalam kehidupan sehari-hari di abad ke-21.
Posted in Business & Society, Editorial | Also tagged | Comments closed
  • Featured Editorial

    The Strategic Case of Climate Change for Indonesia

    It is critical to frame the issue of climate change as a problem to the population. It should not be seen only as a problem to the environment, since it also poses grave challenges to social and economic development. Planet Earth has been in existence for more than four billion years and has gone through solar storms, meteor impacts and several ice ages. Several dozens of high-grade hurricanes and meters of rising sea level will not jeopardize the planet as much as it will demolish the people living on it.The window of opportunity for Indonesia to embed climate change considerations into its development plan and muster international support to undertake a low carbon development is still open – but not for long.

    Posted in Editorial, Indonesia | Tagged , , , Leave a response

    Who Knew?

    For all its pivotal utilities, the calendar system also sets benchmarks in our lives so that we can see our life journey in sections like days, months, and years. It enables us to review our past and plan for the future. But most of the time we do not know the full extent of what we do today will bring us in the future. Just like we didn’t know that something small in the past actually brought something we value dearly.

    Posted in Editorial | Tagged , , Leave a response

    Memilih Sekolah di Luar Negeri beserta Tanggung Jawabnya

    Setiap pelajar Indonesia yang sekolah di luar negeri memiliki beragam tanggung jawab. Tapi semua itu dimulai dengan tanggung jawab untuk memilih pendidikan yang sebaik-baiknya. Jangan sampai hanya semata karena dis-informasi atau mis-informasi, putra-putri bangsa ini mubazir merantau.

    Posted in Editorial | Tagged , Comments Off

    Impian Itu Adalah Setiap Anak Indonesia Kenal Komputer

    Di negara dengan ketimpangan sosial yang relatif tajam seperti Indonesia, kesenjangan teknologi pun lebih terasa. Sebagian mahasiswa metropolitan kerap memeriksa surat elektronik melalui kotak ajaib seukuran telapak tangan, sementara rekan-rekan mereka di pedalaman masih belajar dengan lampu minyak. Memang, keadaan seperti itu banyak bergantung pada faktor ekonomi, tapi hal ini dapat dilangkahi dengan penerapan teknologi mutakhir yang merakyat.

    Posted in Editorial, Indonesia Leave a response
  • Profile

    Michael wearing BatikBackground information of the person behind the writings on this website is available here. Curriculum vitae and the list of activities are separated in different sections although a small part intertwines. As additional material and to answer some queries, the explanation of the perplexed names is available as well. Continue reading...